Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 Juni 2012
#Cerita "Bibit Tanaman"
Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku."
Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman."
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mematoknya segera.
***
Sahabat, memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup.
Jadilah bibit yang pertama, yang mau dan mampu tumbuh menjulang dan akar-akarnya menembus kerasnya tanah. Walau kenyataan hidup apa yang diungkapkan oleh bibit ke2 tidaklah salah, bahwa ada tantangan diluar sana yang menghadang kita. Namun semua itu adalah anugerah dari Allah yang memang harus dilalui.
Bukankah dibawah tanah sana yang gelap gulita terdapat seluruh sumber "makanan" yang berlimpah ruah sehingga akar2 menerobos kedalam. Dan diatas sana ada cahaya matahari menunggu dedauanan demi "proses fotosintesis", dan air hujan yang menyejukan.
"Layaknya kehidupan, bumi/dunia ini adalah ladang kita. Dimana kita memilih tumbuh dengan baik atau kebalikannya. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak."
Semoga Allah memberikan jalan terbaik dalam hidup kita, amin..
Senin, 11 Juni 2012
Keajaiban Sebuah Kemaafan
Seseorang telah melakukan sesuatu yang menyakitkan hati anda susah untuk dimaafkan. Kesalahan yang paling sukar untuk dimaafkan adalah sebuah bentuk pengkhianatan; khianat antar kawan, khianat cinta dan khianat perniagaan. Jika penggkhianatan berlaku, perasaan sakit amatlah berbekas di hati kadangkala akan menimbulkan perasaan dendam dan benci yang amat membara dalam hati seseorang.
Sangat banyak yang memilih untuk tidak mau memaafkan kepada pembuat khianat walaupun perasaan itu amat berat untuk dibawa bersama sepanjang hidup. Setiap kali nama pembuat khianat disebut atau terlibat pembuat khianat tampak di ujung mata orang yang dikhianati, pengalaman perih itu akan timbul kembali. Hati yang dikhianati itu menjadi lebih sakit.
Apakah obat yang terbaik untuk menghilangkan sakit, tidak puas hati dan dendam ini? Jawapannya adalah kemaafan.
Masalah pertama yang akan muncul di hati anda sekarang mungkin “Mengapa harus saya memaafkan dia, dia telah melakukan sesuatu yang sangat buruk dan tidak boleh dimaafkan.”
Apa Untungnya Anda Memberi Kemaafan?
Pertama sekali anda harus memandang kemaafan dari satu sudut yang agak berbeda. Kemaafan, jika diberikan tidak akan menguntungkan si pengkhianat kerana tidak ada apa-apa manfaat yang akan dirasakan oleh pengkhianat jika anda memaafkan mereka. Pengkhianat tegar akan senantiasa menjadi pengkhianat, tidak kira jika anda memaafkan mereka atau tidak.
Kemaafan sebenarnya memberikan keuntungan lebih pada diri sendiri. Ingat semula seseorang yang pernah anda maafkan dalam hidup anda. Perkara yang dilakukan oleh orang yang telah anda maafkan tidak lagi menjadi beban emosi anda lagi. Anda tidak lagi teringat-ingat masalah buruk yang pernah dilakukan olehnya dan hidup anda lebih tenang, gembira setelah maaf itu diberikan. Hati yang gembira akan membuatkan rezeki anda bertambah sepanjang masa. Hati yang gembira juga akan membuat badan menjadi lebih sehat. Keuntungan sebuah maaf sebenarnya lebih berpihak kepada si pemaaf. :)
Bagaimana melatih diri anda untuk memberi maaf?
- Yakin bahawa setiap kejahatan ada pembalasannya
Hampir kesemua manusia tidak mengira agama, bangsa dan negara percaya bahwa kebaikan akan dibalas kebaikan dan kejahatan akan dibalas kejahatan.
2. Fokus kepada perkara positif
Setiap apa yang berlaku mempunyai kesan baik dan kesan buruk. Jika teman lelaki anda jatuh cinta dengan kawan baik anda dan mereka akhirnya menikah, jangan lihat perkara ini sebagai sesuatu yang negatif. Coba lihat dari sudut yang lebih positif. Anda mungkin berpeluang untuk mencari teman lelaki yang lebih baik dan lebih sesuai dengan anda. Mungkin anda kini boleh lebih fokus kepada pekerjaan yang anda impikan.
3. Sibukkan diri anda dengan aktiviti baru
Jauhkan diri anda dari berfikir tentang peristiwa pengkhianatan itu dengan aktivitas-aktivitas yang anda gemari. Perasaan telah dikhianati adalah satu perasaan yang amat berat untuk dilupakan, perlu ada rancangan yang baik untuk menghilangkan perasaan ini. Ia tidak akan hilang begitu saja.
4. Beri waktu pada diri anda
Anda perlu waktu untuk memberi maaf. Seperti luka di tubuh, perasaan negative juga memerlukan waktu untuk sembuh. Jika anda tidak bisa memaafkan pada hari ini, coba maafkan pada hari esok.
5. Maafkan dan lupakan
Setelah anda merasa sudah bisa memaafkan, lupakan kejadian itu. Jika kawan-kawan anda masih bercerita mengenai kejadian itu, minta mereka untuk berhenti bercerita lagi. Apabila anda sudah mulai melupakan peristiwa tersebut dan sudah memberi maaf, hati anda akan mula terasa tenang.
Pada waktu ini anda akan mulai merasakan kejadian yang pernah berlaku itu dalam sudut yang lebih berbeda, kadang anda akan tertawa bila mengenangkan peristiwa tersebut. Jika anda sudah mampu tertawa disaat mengingat peristiwa itu, anda telah menemui keajaiban sebuah kemaafan yang benar.
by: Motivasi Diri
Sabtu, 02 Juni 2012
Hidup adalah....
Hidup adalah belajar...
belajar bersyukur meski selalu kekurangan,
belajar memahami meski tak sehati,
belajar ikhlas meski tak rela,
belajar bersabar meski tak kuat,
belajar intropeksi meski tak salah,
maka tetap belajar untuk tetap berada di jalan yang benar,
Hidup...
Dgn Ilmu hidup menjadi Mudah
Dgn Iman hidup menjadi Terarah
Dgn Seni hidup menjadi Indah
Dgn Cinta Hidup menjadi Berwarna
Dengan Rasa bersyukur, Sabar dan ketulusan
akan mengantarkan kita ketingkat KEDEWASAAN...:)
by Lady Kocoy
Tiga Hal Dalam Hidup Yg tak pernah Kembali
3 hal dalam hidup yang tak pernah kembali :
1. Waktu
2. Perkataan
3. Kesempatan
Kita tak bisa memutar kembali waktu, tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya dan memanfaatkan waktu yang ada, walau sebentar, untuk menciptakan kenangan yang berarti^^
Time is free but it's priceless, u can't own it but u can use it. U can't keep it but u can spend it =)
Kita tak bisa menarik ucapan kasar yang keluar dari mulut kita atau statement yang telah membuat harga diri kita lebih penting dari pada menariknya kembali dan mengucapkan maaf.
Kita tak bisa menghapus caci maki yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka atau menangis.
*Tapi kita bisa membuat apa yang selanjutnya keluar dari mulut kita menjadi lebih banyak pujian dibanding caci maki, lebih banyak syukur dan terima kasih dari pada keluhan atau komplain, dan lebih banyak nasihat positif dari pada sulutan amarah.*_*
Kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan.
*Tapi kita bisa menciptakan peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita dengan lebih memperhatikannya.*_*
by Lady Kocoy
1. Waktu
2. Perkataan
3. Kesempatan
Kita tak bisa memutar kembali waktu, tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya dan memanfaatkan waktu yang ada, walau sebentar, untuk menciptakan kenangan yang berarti^^
Time is free but it's priceless, u can't own it but u can use it. U can't keep it but u can spend it =)
Kita tak bisa menarik ucapan kasar yang keluar dari mulut kita atau statement yang telah membuat harga diri kita lebih penting dari pada menariknya kembali dan mengucapkan maaf.
Kita tak bisa menghapus caci maki yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka atau menangis.
*Tapi kita bisa membuat apa yang selanjutnya keluar dari mulut kita menjadi lebih banyak pujian dibanding caci maki, lebih banyak syukur dan terima kasih dari pada keluhan atau komplain, dan lebih banyak nasihat positif dari pada sulutan amarah.*_*
Kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan.
*Tapi kita bisa menciptakan peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita dengan lebih memperhatikannya.*_*
by Lady Kocoy
Pada Suatu Kali
1. Satu kali, semua penduduk desa berdoa memohon hujan...
Pada hari semua orang berkumpul untuk berdoa,
hanya satu anak laki-laki yang membawa payung.
"Itulah IMAN"
2. Teladan dari seorang bayi berusia satu tahun...
Ketika kamu melontarkan dia ke udara, dia tertawa, karena dia tahu kamu akan menangkapnya.
Itulah "PERCAYA"
3. Setiap malam kita tidur, kita tidak tahu apakah kita masih akan bangun esok hari,
tapi kita masih saja mempunyai rencana untuk besok.
Itulah "HARAPAN".
Dalam hidup ini, kita perlu memiliki IMAN, KEPERCAYAAN dan PENGHARAPAN...:)
by lady Kocoy
Pada hari semua orang berkumpul untuk berdoa,
hanya satu anak laki-laki yang membawa payung.
"Itulah IMAN"
2. Teladan dari seorang bayi berusia satu tahun...
Ketika kamu melontarkan dia ke udara, dia tertawa, karena dia tahu kamu akan menangkapnya.
Itulah "PERCAYA"
3. Setiap malam kita tidur, kita tidak tahu apakah kita masih akan bangun esok hari,
tapi kita masih saja mempunyai rencana untuk besok.
Itulah "HARAPAN".
Dalam hidup ini, kita perlu memiliki IMAN, KEPERCAYAAN dan PENGHARAPAN...:)
by lady Kocoy
Senin, 23 April 2012
Kisah Telor dan Tempe Gosong
Pernahkan anda marah hanya karena
persoalan sepele ? Contoh hanya karena sehabis pulang kerja dan
menemukan di meja makan tidak ada lauk pauk yang sesuai selera makan
kita ? Kalau pernah mengalami .. yuk kita belajar dari kisah dibawah .

Suatu malam, ibu yg bangun sejak pagi, bekerja keras sepanjang hari, membereskan rumah tanpa pembantu, jam tujuh malam ibu selesai menghidangkan makan malam utk ayah, sangat sederhana, berupa telur mata sapi, tempe goreng, sambal teri dan nasi.
Sayangnya krn mengurusi adik yg merengek, tempe dan telor gorengnya sedikit gosong!
Saya melihat ibu sedikit panik, tapi tdk bisa berbuat banyak, minyak gorengnya sdh habis.
Kami menunggu dgn tegang apa reaksi ayah yg pulang kerja pasti sdh capek, melihat makan malamnya hanya tempe dan telur gosong.
Luar biasa! Ayah dgn tenang menikmati dan memakan semua yang disiapkan ibu dgn tersenyum, dan bahkan berkata, "Bu terima kasih ya!" Lalu ayah terus menanyakan kegiatan saya & adik di sekolah.
Selesai makan, masih di meja makan, saya mendengar ibu meminta maaf krn telor & tempe yg gosong itu & satu hal yg tidak pernah saya lupakan adalah apa yg ayah katakan: "Sayang, aku suka telor & tempe yg gosong."
Sebelum tidur, seperti biasa saya pergi utk memberikan ciuman selamat tidur kpd ayah, lalu saya bertanya apakah ayah benar-benar menyukai telur & tempe gosong?"
Ayah memeluk saya erat dengan kedua lengannya & berkata, "Anakku, ibu sdh bekerja keras sepanjang hari & dia benar-benar sdh capek,
Jadi sepotong telor & tempe yg gosong tdk akan menyakiti siapa pun kok!"
Ini pelajaran yg saya praktekkan di tahun-tahun berikutnya; "Belajar menerima kesalahan orang lain, adalah satu kunci yg sangat penting utk menciptakan sebuah hubungan yg sehat, bertumbuh & abadi “
Ingatlah emosi tdk akan pernah menyelesaikn masalah yg ada, jadi selalulah berpikir dewasa. Mengapa sesuatu hal itu bisa terjadi pasti punya alasannya sendiri.
Janganlah kita menjadi org yg egois hanya mau dimengerti, tapi tdk mau mengerti.
Tua itu pasti, tapi Dewasa adalah PILIHAN
Renungan Malam.
Sumber : Kaskus.com
Suatu malam, ibu yg bangun sejak pagi, bekerja keras sepanjang hari, membereskan rumah tanpa pembantu, jam tujuh malam ibu selesai menghidangkan makan malam utk ayah, sangat sederhana, berupa telur mata sapi, tempe goreng, sambal teri dan nasi.
Sayangnya krn mengurusi adik yg merengek, tempe dan telor gorengnya sedikit gosong!
Saya melihat ibu sedikit panik, tapi tdk bisa berbuat banyak, minyak gorengnya sdh habis.
Kami menunggu dgn tegang apa reaksi ayah yg pulang kerja pasti sdh capek, melihat makan malamnya hanya tempe dan telur gosong.
Luar biasa! Ayah dgn tenang menikmati dan memakan semua yang disiapkan ibu dgn tersenyum, dan bahkan berkata, "Bu terima kasih ya!" Lalu ayah terus menanyakan kegiatan saya & adik di sekolah.
Selesai makan, masih di meja makan, saya mendengar ibu meminta maaf krn telor & tempe yg gosong itu & satu hal yg tidak pernah saya lupakan adalah apa yg ayah katakan: "Sayang, aku suka telor & tempe yg gosong."
Sebelum tidur, seperti biasa saya pergi utk memberikan ciuman selamat tidur kpd ayah, lalu saya bertanya apakah ayah benar-benar menyukai telur & tempe gosong?"
Ayah memeluk saya erat dengan kedua lengannya & berkata, "Anakku, ibu sdh bekerja keras sepanjang hari & dia benar-benar sdh capek,
Jadi sepotong telor & tempe yg gosong tdk akan menyakiti siapa pun kok!"
Ini pelajaran yg saya praktekkan di tahun-tahun berikutnya; "Belajar menerima kesalahan orang lain, adalah satu kunci yg sangat penting utk menciptakan sebuah hubungan yg sehat, bertumbuh & abadi “
Ingatlah emosi tdk akan pernah menyelesaikn masalah yg ada, jadi selalulah berpikir dewasa. Mengapa sesuatu hal itu bisa terjadi pasti punya alasannya sendiri.
Janganlah kita menjadi org yg egois hanya mau dimengerti, tapi tdk mau mengerti.
Tua itu pasti, tapi Dewasa adalah PILIHAN
Renungan Malam.
Sumber : Kaskus.com
Jumat, 06 April 2012
Berdo'a
Banyak diantara kita berdoa dikala saat menerima masalah. Padahal, doa adalah bahan bakar yang sangat efektif untuk kendaraan kehidupan kita. Karena percuma dikala kita sudah melakukan semuanya untuk berubah tanpa diakhiri dengan doa kepada Allah SWT.
Hanya saja, setiap rejeki ada syaratnya, yaitu usaha. Kalaupun ada makanan didepan kita, tetapi kita tidak berusaha mengambilnya, maka itu buka milik kita. Kalaupun roti sudah ada ditangan, tapi kita tidak memakannya, maka itu juga bukan rejeki kita. Jadi setiap rejeki harus disertai USAHA.
Doa diibaratkan seperti benang sewaktu main layang-lanyang ,tentu saja tanpa benang layang-layang tidak bisa di mainkannya. Juga diibaratkan seperti pohon tanpa manfaat. Doa adalah pemercepat keinginan kita terwujud. Seperti pepatah,
Roda yang berderit akan lebih cepat mendapatkan pelumas, Manusia yang berdoa, akan lebih cepat terkabul keinginannya.Magnet, akan selalu menarik besi disekelilingnya. Begitu pula doa , akan menarik keinginan yang ada dalam doa itu terwujud. Itu gambaran betapa penting nya doa bagi kita. Bagi Remaja berdoalah agar dikuatkan imannya menghadapi setiap cobaan yang diberikan kepadanya serta kuat dalam melawan hawa nafsu. Dan selalu menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.
Ada empat macam doa yang akan dipercepat prosesnya yaitu:
Pertama, doa dari ibu kepada anaknya
Kedua, doa orang yang berpuasa
Ketiga, doa orang yang sedang dalam perjalanan
Keempat, doa orang yang teraniaya.
Oleh sebab itu, kita harus berbuat baik kepada Ibu, sehingga Ibu akan sangat bahagia dan bersyukur memiliki anak yang saleh seperti kita. Sehingga, insyallah, Ibu kita pun akan selalu mendoakan kebaikan untuk kita.
Sabtu, 04 Februari 2012
Belajar Tawakkal (dalam Mengais Rezeki) dari Seekor Burung
"Sungguh,
seandainya kalian bertawakal kepada Allah sebenar-benar tawakal,
niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka
berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam
keadaan kenyang.” (HR. At-Tirmidzi).
Ternyata ada beberapa sifat dan sikap yang dilakukan oleh burung dalam mencari makanannya, yaitu:

1. Burung selalu bangun pagi
Tidak ada burung yang bangunnya kesiangan, kecuali burung sakit, atau burung malam (burung hantu). Namun jika dilihat secara umum, burung selalu bangun pagi. Ia bangun dengan penuh optimisme, riang dan gembira tanpa ada rasa khawatir sedikitpun akan makan apa hari ini, tidak pernah khawatir akan rizki yang pasti sudah disiapkan oleh Alloh. Bahkan di celah persiapannya, dia sambil sibuk bernyanyi dan membangunkan manusia, seolah dia menunjukkan kepada kita akan rizki Alloh yang selalu siap kita jemput. Seolah ia menunjukkan kepada kita bagaimana ia bertasbih kepada Alloh, melalui kicauannya.
2. Burung berusaha berdiri, persiapan. sblm terbang
Dalam usaha mencari rizki, kita juga harus melakukan “pemanasan”, persiapan fisik maupun mental, maupun fikiran guna kesempurnaan ikhtiar kita.
3. Burung terbang dan mengepakkan sayap melawan gravitasi bumi. Dalam usaha mencari rizki, jarang sekali tanpa hambatan ataupun kesulitan yang kita hadapi, seperti burung saat terbang dia berusaha sekuat tenaga untuk melawan grafitasi bumi, agar tidak terjatuh.
4. Saat terbang selalu yakin dan tak pernah ragu
“Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3)
Saat kita telah berdo’a, dan bertawakkal kepada Alloh, maka jangan pernah ragukan hasilnya, karena yakinlah, Alloh telah mempersiapkan rizki untuk kita. Burung tak pernah ragu saat terbang, dia selalu yakin bahwa, disana ada harapan, yang telah dipersiapkan oleh Alloh.
5. Terbang dgn insting, ke tempat yang rimbun dan subur
Dalam usaha mencari rizki, diperlukan “ilmu” yang relevan, guna menunjang kesempurnaan ikhtiar. Jikalau burung hanya dibekali insting oleh Alloh, untuk mencari tempat-tempat yang rimbun dan subur makanan, maka kita diberi panca indra dan akal pikiran yang luar biasa oleh Alloh.
6. Setelah makan, dia bawa pulang sebagian rizkinya
Saat mencari rizki, jangan pernah lupakan beban amanah keluarga, anak istri yang selalu menanti hasil ikhtiar yang kita lakukan.
7. Jika mengambil makanan, burung tidak pernah merusak
Saat mengambil makanan, burung selalu dengan cara yang indah dan santun, tidak pernah ia melakukan perusakan dalam proses pencarian makanan, bahkan ada beberapa jenis burung yang membantu proses pembuahan beberapa tanaman.
Malu rasanya, jika kita dalam proses mencari rizki kita, harus merugikan orang, harus merusak hak-hak orang, harus menyakiti dan mengecewakan orang lain.
“ Barang siapa yg merasa lelah di sore hari karena mencari rizki dgn tangannya, maka akan diampuni dosa dosanya.” (HR Tabroni)
Sumber: republika.co.id
1. Burung selalu bangun pagi
Tidak ada burung yang bangunnya kesiangan, kecuali burung sakit, atau burung malam (burung hantu). Namun jika dilihat secara umum, burung selalu bangun pagi. Ia bangun dengan penuh optimisme, riang dan gembira tanpa ada rasa khawatir sedikitpun akan makan apa hari ini, tidak pernah khawatir akan rizki yang pasti sudah disiapkan oleh Alloh. Bahkan di celah persiapannya, dia sambil sibuk bernyanyi dan membangunkan manusia, seolah dia menunjukkan kepada kita akan rizki Alloh yang selalu siap kita jemput. Seolah ia menunjukkan kepada kita bagaimana ia bertasbih kepada Alloh, melalui kicauannya.
2. Burung berusaha berdiri, persiapan. sblm terbang
Dalam usaha mencari rizki, kita juga harus melakukan “pemanasan”, persiapan fisik maupun mental, maupun fikiran guna kesempurnaan ikhtiar kita.
3. Burung terbang dan mengepakkan sayap melawan gravitasi bumi. Dalam usaha mencari rizki, jarang sekali tanpa hambatan ataupun kesulitan yang kita hadapi, seperti burung saat terbang dia berusaha sekuat tenaga untuk melawan grafitasi bumi, agar tidak terjatuh.
4. Saat terbang selalu yakin dan tak pernah ragu
“Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3)
Saat kita telah berdo’a, dan bertawakkal kepada Alloh, maka jangan pernah ragukan hasilnya, karena yakinlah, Alloh telah mempersiapkan rizki untuk kita. Burung tak pernah ragu saat terbang, dia selalu yakin bahwa, disana ada harapan, yang telah dipersiapkan oleh Alloh.
5. Terbang dgn insting, ke tempat yang rimbun dan subur
Dalam usaha mencari rizki, diperlukan “ilmu” yang relevan, guna menunjang kesempurnaan ikhtiar. Jikalau burung hanya dibekali insting oleh Alloh, untuk mencari tempat-tempat yang rimbun dan subur makanan, maka kita diberi panca indra dan akal pikiran yang luar biasa oleh Alloh.
6. Setelah makan, dia bawa pulang sebagian rizkinya
Saat mencari rizki, jangan pernah lupakan beban amanah keluarga, anak istri yang selalu menanti hasil ikhtiar yang kita lakukan.
7. Jika mengambil makanan, burung tidak pernah merusak
Saat mengambil makanan, burung selalu dengan cara yang indah dan santun, tidak pernah ia melakukan perusakan dalam proses pencarian makanan, bahkan ada beberapa jenis burung yang membantu proses pembuahan beberapa tanaman.
Malu rasanya, jika kita dalam proses mencari rizki kita, harus merugikan orang, harus merusak hak-hak orang, harus menyakiti dan mengecewakan orang lain.
“ Barang siapa yg merasa lelah di sore hari karena mencari rizki dgn tangannya, maka akan diampuni dosa dosanya.” (HR Tabroni)
Sumber: republika.co.id
Kamis, 19 Januari 2012
Tidak Semua Benar
Diam itu emas, tetapi ada saatnya diam merugikan
Jujur itu baik, tetapi ada saatnya jujur menjadi malapetaka
Gagal itu terpuruk, tetapi ada saatnya gagal menjadi awal keberhasilan
Cinta itu indah, tetapi ada saatnya cinta membutakan
Mengalah itu lemah, tetapi ada saatnya mengalah menjadi kemenangan
Mimpi itu khayalan, tetapi ada saatnya mimpi menjadi kenyatan
Uang itu segalanya, tetapi ada saatnya uang tidak memudahkan segalanya
Dunia itu kejam, tetapi ada saatnya dunia menjadikan damai
Kaya itu keinginan, tetapi ada saatnya kaya menjerumuskan
Pada waktu waktu tertentu, segala sesuatu yang awalnya kita terka benar tidak selalu benar. Ada saatnya dimana kita melakukan sesuatu atau menilai orang lain meleset dari “rumus”. Untuk itu, mari gunakan Karunian-Nya untuk mengenali waktu/situasi /diri dan mengetahui sikap yang harus kita lakukan agar kita tidak terpatok pada “rumus” kehidupan yang sudah melekat di alam sadar kita atau bahkan dibawah alam sadar kita.
by.Lady Kocoy
Rabu, 18 Januari 2012
Kehidupan
Hidup ini kadang terasa sulit, jika dimaknai atau diset dlm otak kita sulit.
Sering kali disaat kita selalu mengeluh tentang sesuatu hal yang sebenarmya tidak begitu sulit. Membuat seluruh pikiran seakan dunia akan runtuh.
Dan hal ini justru malah membuat hidup kita tersebut menjadi lebih sulit dari apa yang seharusnya. dgn demikian jelas akan mempengaruhi pola hidup keseharian kita juga orang2 yg ada disekeliling kita.
Karena disaat kita merasa dalam keadaan terpuruk disitulah ujian kita dimulai.
Maka Seyogyanya....
Memulai mengerjakan ujian dgn berfikir Positip, menjauhkan pikiran dari prasangka buruk, terutama pd SANG Pencita, juga orang2 disekeliling kita, Bersyukur, Penuh Semangat dan menapaki hidup dgn ikhlas niscaya hidup kita menjadi lebih indah dan punuh makna.
by.Lady Kocoy
Langganan:
Postingan (Atom)

