Kamis, 03 Mei 2012

Tanda-tanda Kanker yang Sering Terabaikan


Beberapa jenis kanker dapat disembuhkan bila dideteksi secara dini. Sayangnya, seringkali gejala-gejala yang muncul terabaikan dan baru sadar ketika kanker sudah dalam stadium parah.

Di Indonesia, jenis kanker yang paling banyak menyerang adalah kanker payudara dan serviks. Artinya, wanita sangat rentan untuk menderita kanker. Deteksi dini dan mengetahui gejala kanker lebih awal adalah cara terbaik untuk bisa melawan kanker.

Setidaknya ada 10 gejala kanker pada wanita yang sering terabaikan, seperti dilansir timesofindia, Selasa (7/2/2012):

1. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
Demam persisten (menetap), penurunan berat badan, lesu lebih dari 3-4 minggu mungkin menjadi tanda kanker. Penurunan berat badan yang signifikan selama beberapa bulan tanpa sebab yang jelas, bisa menjadi salah satu tanda peringatan utama kanker. Jenis kanker yang paling sering adalah kanker pankreas, perut, kerongkongan atau paru-paru.

2. Sariawan yang tak kunjung sembuh

Jika Anda memiliki sariawan atau plak putih di mulut yang tidak sembuh selama lebih dari 3 minggu, maka harus berkonsultasi dengan dokter. Ini mungkin berhubungan dengan iritasi konstan yang terjadi karena ketidakselarasan gigi dan juga gejala awal kanker.

3. Demam

Demam juga berhubungan dengan beberapa kanker. Hampir semua pasien dengan kanker akan mengalami demam pada beberapa waktu, terutama jika kanker atau pengobatannya mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

4. Kembung, perubahan kebiasaan BAB, sakit perut, darah dalam tinja
Kondisi tersebut bisa jadi merupakan gejala kanker usus. Darah biasanya akan gelap tetapi dapat berwarna merah terang. Anda mungkin akan melihat perubahan pola buang air besar normal (seperti diare atau sembelit) tanpa alasan yang jelas. Juga mungkin memiliki perasaan tidak nyaman pada usus.

5. Batuk berkepanjangan
Ada kondisi medis yang dapat menyebabkan gejala di dada seperti batuk dan sesak napas (misalnya, infeksi dan radang). Tetapi dalam beberapa kasus, gejala ini mungkin merupakan tanda dari paru-paru kanker. Jika memiliki batuk atau merasa sesak napas selama lebih dari 2 minggu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

6. Perubahan kulit
Perubahan warna kulit atau warna tahi lalat bisa menjadi gejala kanker. Kanker kulit dapat berkembang karena beberapa faktor risiko, terutama pada orang yang sering mengunyah tembakau, merokok, alkohol, luka kulit yang tidak kunjung sembuh.

7. Bintik-bintik putih di lidah
Kondisi ini juga dikenal sebagai leukoplakia, yang mungkin berkembang menjadi kanker rongga mulut. Leukoplakia merupakan area pra-kanker yang disebabkan oleh iritasi. Jika tidak diobati, leukoplakia bisa menjadi kanker mulut.

8. Perdarahan yang tidak biasa
Ini bisa terjadi pada kanker dini atau lanjut. Darah di sputum (dahak) dapat menjadi tanda kanker paru. Darah pada tinja bisa menjadi tanda kanker kolon atau kanker rektum. Kanker leher rahim atau endometrium (lapisan rahim) dapat menyebabkan perdarahan vagina abnormal.

Darah dalam urine mungkin merupakan tanda dari kanker kandung kemih atau kanker ginjal. Debit darah dari puting susu mungkin merupakan tanda kanker payudara.


9. Penebalan atau benjolan di payudara
Gejala ini dapat disebabkan oleh banyak alasan lain selain kanker dan dokter adalah orang terbaik untuk mengidentifikasi alasan setelah penyelidikan. Daripada menunggu gejala muncul ke permukaan, akan lebih baik memilih untuk pemeriksaan kesehatan secara berkala.


10. Gatal, pengerasan kulit atau perdarahan
Ini adalah tanda-tanda kurang umum tetapi tidak boleh diabaikan. Penting untuk menemui dokter jika Anda memiliki tanda yang tidak biasa pada kulit yang berlangsung lebih dari beberapa minggu.

Sumber; detikHealth



Kenali Gejala Awal dari Kanker Paru

Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang banyak ditemukan pada stadium lanjut sehingga sulit dilakukan pengobatan. Untuk itu ketahui gejala awal yang muncul dari kanker paru.

Beberapa studi menemukan kelangsungan hidup pasien kanker paru sekitar 60-80 persen jika ditemukan dalam stadium 1, tapi keberhasilannya akan turun hingga mencapai 10 persen jika sudah masuk stadium 4.

Selain itu 25 persen kanker paru tidak memiliki gejala saat didiagnosis, dan kanker ditemukan secara kebetulan ketika melakukan rontgen dada atau CT scan untuk pemeriksaan lain.

Untuk itu perlu diketahui bagaimana memahami gejala awal dari kanker paru baik untuk perokok maupun non-perokok, seperti dikutip dari About.com, Kamis (26/4/2012) yaitu:

1. Batuk yang tak kunjung sembuh
Banyak orang mengabaikan batuk kronis yang dialaminya dan dihubungkan dengan kondisi lain seperti alergi. Tapi jika batuk lebih dari beberapa minggu maka bisa jadi akibat kondisi lain. Batuk kronis sebagai gejala awal kanker paru sering terlewatkan jika sebelumnya diketahui memiliki asma atau PPOK.

Batuk darah (hemoptisis) merupakan gejala umum dari kanker paru, tapi kadang hanya muncul sedikit darah di dahak ketika sedang batuk. Jika batuk terus menerus sebaiknya periksakan ke dokter hingga mendapat jawaban yang jelas.

2. Sesak napas saat beraktivitas
Gejala umum lain adalah sesak napas yang terlihat saat beraktivitas, kondisi ini biasanya berbeda dibanding dengan sesak napas akibat usia atau kelebihan berat badan. Jika merasa tiba-tiba sesak napas saat beraktivitas, jangan ragu untuk menanyakan pada dokter.

3. Nyeri atau sakit di bahu, punggung, dada atau lengan
Kanker paru bisa menekan saraf sehingga menyebabkan nyeri di bahu, dada, punggung atau lengan. Gejala ini bahkan bisa muncul sebelum mengalami batuk atau kesulitan bernapas, dan kadang rasa nyeri ini meningkat saat batuk dan sesak napas.

Jika merasa sakit di salah satu bagian tubuh tersebut namun tidak berkaitan dengan cedera, maka konsultasikan dengan dokter.

4. Infeksi berulang seperti bronkitis dan pneumonia
Meski tidak umum, tapi orang yang memiliki kanker paru kadang harus dirawat berulang akibat bronkitis atau pneumonia. Jika tumor ini terletak di dekat jalan napas, maka bisa menyebabkan kerusakan. Infeksi berulang yang disebabkan oleh merokok terus menerus seperti COPD bisa jadi merupakan gejala kanker paru.

5. Gejala yang abnormal dan penurunan kondisi
Jika memiliki gejala yang tidak biasa, terlebih jika memiliki riwayat merokok sebaiknya segera periksakan ke dokter. Gejala yang umum timbul adalah kelelahan, penurunan nafsu makan atau bahkan depresi.

Sumber: detikHealth

Teknik-teknik Terbaru Pengobatan Kanker

Saat ini pengobatan untuk penyakit kanker tengah berkembang pesat. Jika dulu hanya dikenal metode pembedahan, kemoterapi dan radioterapi, kini ada beberapa pengobatan terbaru untuk kanker.

"Pengobatan untuk kanker berbeda-beda, tergantung dari lokasi tumor, ukuran serta kondisi dari si pasien," ujar Prof Peng Xiao chi ketua departemen onkologi Modern Hospital Guangzhou, dalam acara temu media di Guangzhou, China, Sabtu (28/4/2012).

Berikut ini Prof Peng menjelaskan beberapa teknik pengobatan kanker terkini yang sudah dilakukan di Modern Hospital Guangzhu, China yaitu:

1. Intra arterial intervension

Dalam teknik ini yan pertama adalah obat dimasukkan melalui nadi lalu dilakukan penyumbatan (embolisasi). Tujuan dari embolisasi ini supaya pembuluh darah tidak mendapat asupan nutrisi dan gizi sehingga secara perlahan ia akan rusak dan mati. Teknik ini sering disebut dengan lokal kemo.

Prof Peng menuturkan hal pertama yang dilakukan adalah mencari atau menemukan pembuluh darah yang langsung menuju tumor. Kondisi ini membuat seluruh obat masuk ke dalam tumor. Keuntungannya seluruh obat terserap maksimal sehingga hasil lebih efektif. Biayanya 8.000-15.000 yuan atau Rp 11,65 juta sampai Rp 21,86 juta.

2. RFA (Radiofrequency ablation)

Teknik ini dengan menggunakan jarum radioaktif yang dimasukkan ke tumor, jarum ini akan mekar dan mengeluarkan elektroda yang memancarkan sinar. Pengobatan ini menggunakan suhu panas sekitar 60-80 derajat celsius.

3. Cryoablation

Teknik ini berlawanan dengan RFA karena ia menggunakan suhu dingin dan ternyata tumor merespons suhu dingin lebih baik, biasanya suhu mencapai minus 100 derajat celsius.

Pengobatan ini menggunakan jarum yang berisi bola es dengan ukuran jarum 1,7 mm, 2,4 mm dan 3,8 mm. Ukuran jarum yang dipilih berdasarkan ukuran tumor. Bola es dalam jarum ini mampu membunuh sel tumor dan durasi pengobatan sekitar 30 menit. Biayanya sekitar 17.000 yuan atau Rp 24,776 juta.

4. Nanoteknologi

Pengobatan kanker ini tergolong paling baru karena belum digunakan untuk jangka waktu lama dan baru puluhan pasien yang mendapatkan teknik ini karena hanya beberapa negara saja yang menggunakannya. Namun teknik ini menunjukkan hasil yang cukup baik.

Pada dasarnya menggunakan obat-obatan dalam bentuk nano atau mikro sehingga penyerapannya lebih baik. Misalnya pada pengobatan kemoterapi biasa, obat yang sampai ke tumor hanya 50 persen, tapi dengan nanoteknologi penyerapannya bisa mencapai 80-90 persen sehingga efek samping lebih sedikit dan efektif. Biayanya paling mahal sekitar 30.000-40.000 yuan atau Rp 43,724 juta hingga Rp Rp 58,298 juta.

5. Penanaman biji radiopartikel

Dokter akan melakukan penanaman alat yang bentuknya menyerupai biji beras tapi lebih kecil, di dalamnya ada elemen-elemen radio partikel seperti yodium. Untuk memasukkannya dibutuhkan bantuan jarum. Biji yang ditanam ini 2 bulan pertama memiliki fungsi yang paling kuat dan secara perlahan berkurang hingga sampai 6 bulan sudah tidak efektif lagi. Biayanya 1 biji sekitar 500 yuan Rp 728 ribu, tapi biasanya ditanamkan beberapa biji.

6. Gen terapi

Salah satu faktor terkena kanker disebabkan oleh gen, seperti kanker nasofaring dan lidah karena kekurangab gen P53, di beberapa kasus kanker paru akibat kekurangan gen EGFR atau kanker usus karena kekurangan gen K-ras. Salah satu cara pengobatannya adalah dengan diberikan tambahan gen melalui gen terapi.

"Untuk kanker prostat bisa dengan teknik penanaman biji radio partikel, teknik pembekuan atau cryoablation dan dikombinasi dengan herbal, sementara kanker serviks dengan teknik penanaman biji radiopartikel, teknik cryoablation serta lokal kemo," ujar Prof Peng.

Sumber : Guangzhou,detikHealth

Ini Dia yang Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Kanker payudara adalah penyakit yang paling menakutkan bagi semua wanita di dunia. Salah satu penyebab kanker payudara adalah dari makanan yang mengandung kadmium, yaitu kontaminan logam berat yang berbahaya jika masuk ke dalam tubuh.

Para peneliti di swedia melakukan penelitian terhadap 55.000 wanita dengan cara menghitung kadar pemaparan kadmium dalam makanan yang dimakan oleh para peserta penelitian tersebut.

Penelitian dilakukan selama 12 tahun dan para peneliti mencatat sekitar 2.100 kasus kanker payudara terjadi pada wanita yang telah menopause.

Peneliti membagi kasus kanker payudara menjadi tiga kelompok berdasarkan jumlah kadmium yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi oleh para peserta penelitian. Para wanita dengan kadar kadmium tinggi mengalami peningkatan risiko terhadap kanker payudara sebanyak 21 persen.

Kelompok wanita yang mengonsumsi gandum utuh dan sayuran paling tidak mungkin dapat mengembangkan kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang telah terpapar kadmium melalui jenis makanan lain. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Cancer Research.

Menurut data dari United States Geological Services, sekitar 90 persen dari batu fosfat digunakan untuk memproduksi pupuk kimia, dan batuan ini sering terkontaminasi dengan kadmium terjadi secara alamiah. Tanaman yang merupakan sumber makanan manusia dipupuk dengan menggunakan pupuk kadmium tersebut.

"Kadmium mencemari lahan pertanian tidak hanya karena penggunaan pupuk, tetapi juga melalui deposisi atmosfer dari emisi oleh berbagai industri," jelas Bettina Julin, mahasiswa kedokteran di Karolinska Institutet's Institute of Environmental Medicine seperti dilansir rodale, Senin (30/4/2012).

Berikut adalah cara yang dapat membantu melindungi diri dari kadmium dalam makanan penyebab kanker payudara, antara lain:

1. Berhenti merokok
Daun tembakau sangat baik menyerap kadmium dan setengah dari pemaparan kadmium seorang perokok berasal dari rokok.

2. Batasi mengonsumsi makanan yang mengandung kadmium
Makanan tertentu bisa mengandung kadar kadmium, termasuk kepiting, kerang dan jeroan seperti hati dan ginjal.

3. Memilih sayuran yang bebas pupuk kimia
Sangat sulit untuk menghindari kadmium dalam sayuran yang ditanam oleh para petani karena penggunaan pupuk kimia. Anda dapat menanam beberapa jenis sayuran sendiri di pekarangan rumah dan pastikan Anda tidak menggunakan pupuk kimia.

Sumber: detikHealth

Selasa, 24 April 2012

Cara Mudah Awet Muda

Menjadi tua adalah pasti. Tetapi dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan berikut proses penuaan bisa ditunda. Lakukan 6 cara mudah dan sehat berikut ini.
Berbagai cara dilakukan orang untuk dapat terlihat awet muda, terutama kaum hawa. Tapi tidak semua cara dilakukan dengan sehat sehingga dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Enam cara sehat untuk membuat kulit terlihat awet muda, seperti dilansir Healthmad, yaitu:

1. Hindari sinar matahari siang
Paparan sinar matahari siang merupakan faktor utama penuaan kulit. Menurut para ahli, penuaan tersebut bukan karena usia tetapi adanya radiasi ultraviolet yang memecah sel-sel. Retin A adalah jawaban sempurna untuk masalah ini. Namun, jika Anda berada di luar ruangan pada siang hari, sebaiknya gunakan tabir surya atau memakai topi.

2. Cukup tidur dengan posisi yang benar
Tidur minimal 7-8 jam sehari adalah suatu keharusan untuk kesehatan yang baik. Selain itu, posisi tidur juga dapat mempengaruhi kulit. Tidur dengan posisi tengkurap (menghadap bawah) dapat menyebabkan kerutan pada wajah. Untuk kesehatan kulit, tidur dengan posisi telentang adalah yang terbaik.

3. Minum cukup air
Anda harus minum setidaknya 8 gelas air sehari. Minum air akan membuat tubuh bekerja lebih baik. Sel-sel kulit akan bekerja dengan baik bila cukup terhidrasi.

4. Makan banyak buah dan sayur
Buah dan sayuran dapat melawan penuaan molekul tubuh. Buah dan sayur juga mencegah penurunan kognitif (kemampuan berpikir). Ini adalah dua alasan bagus untuk mulai makan lebih banyak buah dan sayuran.

5. Berhenti merokok
Merokok menyebabkan kulit kusut dan gigi kuning. Kandungan tar pada asap rokok serta nikotin dapat menyebabkan vasokonstriksi, yakni penyempitan pembuluh darah yang dapat membatasi aliran darah yang kaya oksigen ke pembuluh darah tipis di wajah atau bagian lain dari tubuh. Secara nyata perokok akan terlihat lebih tua dari umurnya.

6. Olahraga
Olahraga tidak saja membuat bentuk tubuh tetap ideal, tetapi juga dapat merangsang aliran darah yang berguna untuk peremajaan kulit. Olahraga juga dapat meredakan stres dan memberikan energi. Dan yang terpenting, olahraga dapat meningkatkan suhu kulit sehingga lebih banyak memproduksi kolagen (protein yang digunakan tubuh untuk membentuk jaringan ikat untuk peremajaan kulit.

Sumber : detikhealth

Biar Amarah Cepat Menguap

Meluapkan kemarahan yang ada di dalam tubuh mungkin membuat seseorang terlihat lebih kuat pada awalnya, tapi dalam jangka panjang kondisi ini bisa menimbulkan efek negatif baik bagi diri sendiri atau orang lain.

Ketika sedang marah, bagian otak amigdala (pusat emosional di dalam otak) akan merangsang adrenalin yang membuat jantung memompa darah lebih cepat, sulit bernapas, pupil membesar dan tubuh berkeringat.

Orang bisa marah karena akumulasi dari ketegangan atau stres yang memucak. Kemarahan bisa muncul akibat adanya masalah di tempat kerja, sekolah, stres, kemacetan lalu lintas, kekhawatiran akan masalah finansial serta konflik dalam suatu hubungan.

Marah mungkin baik buat diri karena bisa melepaskan stres, tapi tidak baik buat orang lain dan lingkungan yang akan merasakan ketegangan.

Ada beberapa strategi atau cara sehat yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa marah agar cepat menguap, seperti dikutip dari HuffingtonPost yaitu:

1. Saat marah cobalah untuk diam sejenak dan hitung secara perlahan sampai 10
Ketika sedang marah terjadi lonjakan adrenalin, karena itu penting untuk melatih diri sendiri dalam mengatasi lonjakan ini.
Ambilah napas panjang beberapa kali secara perlahan sambil menghitung sampai 10 (atau 50 jika memang perlu). Dalam kondisi tenang ini cobalah pikirkan kembali apa yang harus dikatakan atau dilakukan agar tidak menyesal nantinya.

2. Ambilah waktu untuk menenangkan diri
Cobalah mengambil waktu untuk membuat neurotransmitter di otak menjadi lebih tenang serta menurunkan tingkat stres yang ada. Kurangi stimulasi eksternal dari lingkungan sekitar, misalnya dengan meredupkan lampu, mendengarkan musik yang tenang atau melakuakn yoga untuk mengusir kemarahan dari dalam tubuh.

3. Jangan melampiaskan kemarahan secara terburu-buru
Pastikan seseorang sudah memiliki waktu yang cukup untuk mengetahui apa yang telah membuatnya menjadi marah. Usahakan untuk tidak melampiaskan kemarahan secara terburu-buru, karena hal ini tidak akan menyelesaikan masalah tapi justru bisa meningkatkan ketegangan di otak.

4. Jangan berusaha mengatasi kemarahan ketika tubuh sedang lelah atau sebelum tidur
Mencoba mengatasi kemarahan di malam hari bisa mengganggu waktu tidur dan menyebabkan insomnia, untuk itu lupakan kemarahan yang ada ketika malam hari terutama menjelang waktu tidur sehingga seseorang tetap bisa mendapatkan waktu untuk istirahat. Lakukanlah beberapa hal yang bisa membuat tubuh lebih tenang dan rileks sebelum tidur.

5. Melakukan olahraga ringan
Olahraga atau latihan fisik ringan seperti berjalan, jogging, berenang atau bersepeda adalah cara alami untuk mengurangi stres dan kemarahan. Hal ini karena saat berolahraga tubuh akan melepaskan zat kimia di dalam otak yang membantu seseorang untuk santai atau rileks, serta memberikan waktu untuk berpikir sehingga seseorang memiliki lebih banyak energi.

Sumber : detikhealth

3 Tips Menghilangkan Bad Mood


Sebagian dari kita pasti setuju bahwa suasana hati di pagi hari pastinya akan berpengaruh pada kelanjutan aktivitas di hari itu. Berikut tips untuk menciptakan suasana hati yang menyenangkan seperti yang dikutip dari situs Health.


1. Sarapan :
rutinitas yang satu ini sebaiknya jangan ditinggalkan. Sarapan selain berfungsi sebagai asupan kalori sebelum Anda melakukan serangkaian aktivitas. Ternyata juga dapat mempengaruhi suasana hati. Dapat dibayangkan jika Anda lemas karena belum sarapan, pastinya akan menimbulkan dampak pada aktivitas Anda bukan? Jangan ragu untuk mencukupi vitamin maupun mineral di sarapan Anda. Untuk itu pilihlah jenis sarapan bergizi, seperti sereal, susu, telur, atau buah.

2. Hindari dehidrasi :
cukupi konsumsi air di pagi hari, dengan begitu tubuh Anda akan tampak segar.

3. Olahraga ringan :
sekedar malakukan peregangan di pagi hari dapat melenturkan otot-otot yang kaku.

Sumber : mediahidupsehat